MENGENAL BUSANA MUSLIM DAN MENGINTIP PERKEMBANGAN FASHION BUSANA MUSLIM
Busana muslim adalah model pakaian yang disesuaikan dengan aturan kehidupan penganut agama Islam. Muslim mengenakan banyak sekali variasi pakaian yang tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan hukum agama, tetapi juga faktor-fakor umum seperti praktik, budaya, sosial, dan politik. Pada zaman modern, banyak Muslim mulai mengadaptasi busana ala Barat, sedangkan lainnya mengenakan bentuk modern dari busana Muslim tradisional, yang umumnya dicirikan dengan bahan kain yang panjang. Karena busana ini beradaptasi dengan kondisi geografis Timur Tengah, pakaian dengan ciri khas longgar dianggap sebagai bagian dari ajaran agama, karena bagian tubuh yang mengundang syahwat tidak boleh ditonjolkan di muka umum.
Pakaian
Muslim tradisional untuk pria biasanya menutup sekurang-kurangnya kepala serta
pusar hingga lutut, sedangkan wanita seluruh anggota tubuh kecuali
sekurang-kurangnya muka dan telapak tangan, sebagaimana disyariatkan dalam
surah An-Nur ayat 31 dan surah al-Ahzab ayat 59. Banyak di antara para muslimah
memilih menutup wajahnya.[1] Namun, umat muslim lainnya meyakini bahwa
al-Qur'an tidak mewajibkan hijab atau burkak karena dianggap tidak berdasar
menurut al-Qur'an dan sunnah.
Secara
umum pakaian Muslim dipengaruhi dua sumber hukum Islam, al-Qur'an dan hadis.
Al-Qur'an maupun Sunnah memang memiliki banyak pedoman mengenai tata cara
berpakaian. Busana Muslim diatur oleh ajaran Islam terkait dengan kesucian dan
kesopanan, yang dikenal sebagai haya'; berlaku untuk pria dan wanita. Penganut
Islam meyakini bahwa wajib bagi pria dan wanita Muslim dewasa untuk berpakaian
sopan, sebagai keputusan wajib yang disepakati oleh ijmak.
Menurut
pandangan Sunni tradisionalis, aurat pria yang harus ditutup adalah antara
pusar dan lutut, meski terdapat pendapat berbeda apakah seluruh bagian tersebut
harus tertutup seluruhnya atau hanya bagian yang ada di antara dua wilayah
tersebut. Mayoritas wanita diperintahkan untuk menutup seluruh anggota badan
kecuali muka dan telapak tangan.
Mengintip Perkembangan Fashion Busana Muslim
Tren
pemakaian busana muslim di tanah air terus mengalami perkembangan pesat.
Seiring berjalannya waktu masyarakat Indonesia yang mayoritas memeluk agama
Islam mulai menjadikan busana muslimah termasuk hijab sebagai bagian dari
fashion item utama. Jika kita tilik sejarah busana serba tertutup seperti
busana muslimah bukanlah busana yang cukup familiar di masyarakat Indonesia
sebelumnya. Namun seiring pemahaman atas ajaran Islam dan dipeluk oleh
mayoritas masyarakat Indonesia busana muslim terus diterima secara luas secara
bertahap.
Melansir
dari jurnal Al Hadhrah, disebutkan bahwa penggunaan busana muslimah mulai
banyak dikenakan setelah perkembangan hijab diterima. Hal ini bisa dilihat dari
banyaknya beberapa foto perempuan Indonesia di tahun 1940an. Saat itu, banyak
mengombinasikan baju lengan panjang ataupun pendek dengan hijab yang sederhana.
Fungsinya sebagai penutup kepala atau disampirkan. Atau kebaya dengan
selendang.
Adab Berpakaian di Dalam Islam
Allah
telah menjelaskan tentang adab berpakaian, yaitu pada Q.S Al-A`raf : 26 yang
berbunyi “hai anak adam sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian
untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa
itulah pakaian yang terbaik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda
kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat”. Dalam mengikuti
perkembangan busana mulim yang ada kita juga harus mengenal adab dalam
berpakaian, berikut merupakan beberapa adab berpakaian dalam islam, yaitu :
- Harus menutup aurat.
Aurat
perempuan, yaitu seluruh tubuh, kecuali wajah serta telapak tangan. Jika
laki-laki auratnya dari pusar hingga ke lutut.
-Harus menggunakan pakaian yang longgar (tidak
ketat).
Karna di
islam kita harus menutup aurat agar terhindar dari fitnah serta supaya tidak
menimbulkan syahwat lawan jenis, maka dari itu kita tidak diperbolehkan
menggunakan pakaian yang membentuk lekuk tubuh.
- Mulai memakai dari sebelah kanan.
Jika
kita ingin menggunakan pakaian alagkah lebi baik jika kita mulai menggunakan
dari sebelah kanan terlebih dahulu karna hal tersebut merupakan salah satu
sunah rasul.
-Menggunakan pakaian yang panjang.
Kita
harus menggunakan pakaian yang panjang seperti misal dengan menggunakan
kerudung yang syar`i (panjang) agar rambut serta aurat lainnya tertutup.
- Jangan lupa berdoa.
Dengan
berdoa kita meminta agar Allah memberi perlindungan untuk menutup aurat dengan
sempurna. Karena dengan menggunakan pakaian yang menutup aurat merupakan wujud
kita seorang muslimah yang sesungguhnya.
Inovasi Busana Muslim
Semakin
mengikuti perkembangan zaman yang ada busana muslim memiliki berbagai macam
variasi mulai dari gamis, rok, hijab dan sebagainya. Melda Hidayanti (2018)
mengupkapkan bahwa busana muslim dan jilbab yang semakin berkembang serta
memiliki banyak model yang beragam. Lalu Sri Anafarhanah (2019) menjelaskan
baju muslim mulai diminati di indonesia pada tahun 1190-an. Ada berbagai macam
inovasi busana muslim di era yang semakin berkembang ini, yaitu :
·
Baju muslim sederhana (simpel).
Baju
muslim simpel biasanya dipakai antara perpaduan kaos biasa dengan manset atau
cardigan serta menggunakan rok atau celana panjang, bisa juga menggunakan
daster agar lebih simpel. Untuk kedurungnya bisa menggunakan hijab langsung
atau hijab segi empat. Baju muslimah ini biasanya dipakai oleh kalangan remaja
hingga ibu-ibu. Pakaian ini bisa digunakan untuk pergi ke toko terdekat, pasar,
jemput anak pulang sekolah, kerja kelompok, main dengan teman sebaya, bertemu
dengan tetangga dan sebagainya.
·
Baju muslim syar`i (gamis).
Gamis
merupakan baju muslim yang banyak diminati wanita-wanita di zaman sekarang ini.
Biasanya digunakan oleh wanita muslimah yang paham akan pentingnya menutup
aurat. Gamis biasanya digunakan sampai menutupi mata kaki. Untuk hijab bisa
menggunakan yang panjang atau labuh agar menutupi bagian dada. Gamis sangat
cocok dipakai untuk semua kalangan mulai dari yang pendek, tinggi, gemuk,
kurus, tua maupun muda, semua sangat bisa menggunakan gamis. Wanita yang biasa
menggunakan baju syar`i atau gamis ini terkadang dilengkapi juga oleh penutup
atau pelengkap lainnya seperti menggunakan handsocking, cadar serta niqab dan
juga kaos kaki agar aurat mereka tertutup dengan sempurna. Pakaian syar`i atau
gamis ini bisa digunakan untuk pergi ke kajian, pergi ke pengajian, lebaran,
jumat berkah serta acara keislaman yang lainnya.
·
Baju muslim kekinian (modern).
Zaman
sekarang banyak sekali yang menciptakan serta berlomba-lomba untuk membuat
desain atau rancangan baju muslim yang baru serta kekinian. Biasanya di desain
dengan mengikuti perkembangan zaman yang ada. Contohnya dengan mendesain baju
blezer atau luaran yang menyatu dengan kerudung sehingga jika kondisi
terburu-buru tidak perlu lagi mencari kerudung atau hijab. Senaz Nasansia
(2022) menjelaskan ada berbagai macam khimar, dress serta aksesori seperti
bros, tas, dan jam tangan untuk menjadi pemanis busana muslim.
·
Jilbab atau hijab.
Hijab
atau yang lebih sering dikenal dengan kerudung ini berfungsi sebagai penutup
kepala wanita mulai dari rambut, leher hingga menutupi bagian dada karena
menutup aurat diwajibkan dalam islam. Hijab juga telah berkembang seiring
dengan kemajuan zaman. Dahulu mungkin para perempuan hanya menggunakan kerudung
segi empat, kerudung instan atau hijab bergo saja. Lalu sekarang kerudung lebih
memiliki banyak variasi seperti meliputi pashmina, hijab pashmina plisket,
jilbab khimar, pashmina instan, jilbab instan tali belakang, jilbab instan
segitiga dan lain sebagainya. Berbagai macam hijab ini bisa untuk berbagai
acara sesuai kebutuhan wanita yang menggunakannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar