STRATEGI UNTUK MEMULAI BISNIS FASHION MUSLIM


Berbisnis busana muslim merupakan ide bagus karena saat ini busana muslim memiliki peminat konsumen atau pembeli yang tinggi. Target utama pada pasar bisnis ini ialah umat islam. Penduduk umat islam juga sangat banyak di dunia ini salah satunya di indonesia. Pembelian busana muslim selalu meningkat jika sudah mulai masuk pada bulan suci Ramadan hingga menjelang lebaran tiba. Masyarakat muslim pasti akan berbondong-bondong untuk membeli baju muslim baru untuk merayakan hari lebaran yang akan tiba. Mulai dari anak-anak hingga orang tua pasti akan berbelanja baju lebaran, entah mereka akan membeli di mal, pasar, atau secara online.

Strategi Penjualan Produk Fashion Muslim

Segala potensi yang ada untuk memasarkan produk fashion muslim, khususnya di Indonesia, mulai dari jumlah penduduk muslim yang lebih dari 80 persen, kiblat fashion muslim, hingga momentum perayaan hari besar keagamaan yang selalu meriah menjadi langkah awal yang baik untuk memulai bisnis produk fashion muslim.

Akan tetapi, bukan berarti Sahabat Wirausaha memulai bisnis di bidang ini tanpa perencanaan yang matang. Tentu dalam dunia bisnis, sebagus apapun peluangnya tetap diperlukan strategi yang baik sehingga ketika menjalaninya dapat menghasilkan keuntungan di masa mendatang.

Pertanyaannya, apa saja sih strategi yang dapat Sahabat Wirausaha lakukan untuk memulai bisnis fashion muslim ini? Yuk, simak pembahasan selengkapnya berikut.

1.Selalu up-to-date terhadap tren fashion muslim. Karena mode itu akan terus berkembang sesuai dengan zamannya. Apa yang menjadi tren di tahun 80-an, tentu berbeda dengan tren fashion di zaman sekarang. Tidak terkecuali dengan fashion muslim. Mungkin dulu busana muslim hanya sebatas gamis dan baju koko saja. Namun, seiring perkembangan, ada style baru untuk fashion muslim, seperti tunik, berbagai gaya hijab, mix and match, dan lain sebagainya.

Salah satu item produk fashion muslim yang paling cepat mengalami perubahan tren adalah hijab. Saat ini, kita dapat melihat aneka ragam jenis hijab dari berbagai bahan, bentuk, motif, juga style pemakaiannya. Nah, bayangkan jika Sahabat Wirausaha tidak mengikuti perkembangan mode industri fashion muslim.

Padahal, kebanyakan pelanggan yang hendak membeli suatu produk fashion, pasti mencari item yang sedang menjadi tren atau hype di masa itu. Jika Sahabat Wirausaha sangat update dan mengerti kebutuhan konsumen, tentu bisnis fashion muslim akan menjadi favorit para pelanggan dan mendapat profit besar nantinya.

2.Menentukan segmentasi dan target pasar secara spesifik dan jelas. Mulai dari tetapkan produk fashion muslim apa saja yang Sahabat Wirausaha tawarkan. Tentukan jenis bahan, model, hingga rentang harganya. Sebagai contoh, Sahabat Wirausaha hendak menawarkan produk hijab dan gamis satu set dengan warna-warna netral yang polos. Style yang seperti ini tentu lebih cocok jika ditargetkan untuk kaum muda.

Jika Sahabat Wirausaha dapat menerapkan strategi ini dengan baik, bisnis fashion muslim kamu dapat menjadi lebih fokus terhadap produk-produk yang memiliki banyak permintaan. Semakin spesifik target pasarnya, semakin baik untuk kelangsungan bisnis kedepannya.

3.Kuasai product knowledge dengan baik. Seperti yang sudah dibahas pada point sebelumnya, dalam industri fashion, kita mengenal ada banyak sekali jenis model, bahan, warna yang harus kita pahami satu per satu. Terlebih pada item fashion gamis dan hijab yang paling cepat mengalami perubahan tren, bahan menjadi pertimbangan utama konsumen ketika hendak membeli item tersebut.

Jenis bahan ini pula yang nantinya akan sangat mempengaruhi harga produk yang hendak dijual. Jangan sampai karena Sahabat Wirausaha tidak menguasai product knowledge dengan baik, sehingga harga yang ditetapkan untuk suatu produk menjadi terlalu mahal atau terlalu murah.

Jadi, baik itu menjalankan bisnis fashion muslim secara offline maupun online, Sahabat Wirausaha sangat membutuhkan pengetahuan secara menyeluruh terkait informasi produk fashion muslim yang hendak ditawarkan kepada konsumen. Hal ini juga dapat menjadi nilai plus di mata konsumen dan pada akhirnya mereka mendapatkan pengalaman berbelanja yang menyenangkan di toko kamu.

4.Perluas koneksi dengan banyak supplier produk fashion muslim. Jangan pernah hanya menggantungkan bisnis Sahabat Wirausaha hanya kepada satu supplier saja. Karena jika suatu saat menemukan kendala, bisnis kamu nantinya juga akan stuck dan mengalami kesulitan.

Sahabat Wirausaha dapat mencari di search engine terkait kontak supplier produk fashion muslim atau bisa menghadiri acara-acara tertentu dan memperluas networking di sana. Tentunya, Sahabat Wirausaha juga harus selektif dalam memilih supplier yang akan diajak kerja sama.

Pilihlah supplier yang memberikan kesan positif atau memiliki banyak testimoni baik dari para pelanggannya. Setelah itu, lakukan survey dengan melihat langsung kualitas produk yang mereka tawarkan. Jangan lupa untuk menyesuaikan juga dengan budget Sahabat Wirausaha ya.

5.Digitalisasi bisnis. Strategi pemasaran semakin bergeser ke arah digital. Setelah menentukan segmentasi dan target pasar untuk bisnis produk fashion muslim yang hendak dijalani, Sahabat Wirausaha dapat mengimplementasikannya melalui channel distribution social media yang dimiliki.

Sebut saja Instagram dan Facebook. Kedua media sosial ini yang paling sering digunakan oleh digital marketer untuk menyasar konsumen secara online. Jangan lupakan juga YouTube serta Google Ads. Semuanya memiliki potensi untuk menjangkau target segmen kamu.

Namun, penting untuk Sahabat Wirausaha ketahui jenis produk fashion muslim yang ditawarkan lebih cocok untuk dipromosikan di platform jenis apa. Sebagai contoh, jika Sahabat Wirausaha menyasar target segmen kaum millennial, tentu Instagram bisa dibilang lebih tepat digunakan untuk mempromosikan produk fashion muslim kamu.

Sahabat Wirausaha, meski terdapat peluang yang bagus untuk memulai bisnis produk fashion muslim, serta memiliki pengetahuan akan produk dan strategi yang baik, tidak ada gunanya jika tidak dipraktekkan. Jangan tunggu segala sesuatunya sempurna untuk memulai, akan tetapi mulailah dari sekarang sekaligus lakukan penyempurnaan dari waktu ke waktu.

Jangan pernah berhenti untuk belajar. Selalu cari tahu mode fashion muslim terbaru, algoritma apa yang dapat mendukung promosi produk kamu di dunia digital, apa yang paling dibutuhkan pelanggan dan bagaimana cara membuat mereka terkesan dengan pelayanan yang diberikan, seluruh hal itu perlu ditingkatkan setiap harinya agar bisnis fashion muslim Sahabat Wirausaha terus berkembang maju. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para Sahabat Wirausaha yang hendak memulai bisnis fashion muslim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar